Peduli Kehidupan Pasca Kuliah, Pelajar Indonesia di Korea Adakan Seminar Budaya Kerja Korea

Seoul – Bekerja di luar negeri menjadi tantangan tersendiri karena perbedaan bahasa dan budaya. Tak terkecuali dengan bekerja di Korea Selatan. Menjawab hal ini, Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA) untuk pertama kalinya mengadakan seminar budaya kerja Korea yang bertajuk Korean Corporate Culture pada Minggu (4/12) di Wise Tower, Seoul.

img_3687

Seminar ini menghadirkan dua pembicara alumni PERPIKA, yaitu Hardian Reza dan Mikael Simalango. Reza yang merupakan lulusan S3 dari Konkuk University, saat ini menjabat sebagai manajer regional Afrika LG Electronics. Sedangkan Mikael merupakan lulusan S2 Ajou University. Saat ini, Mikael tengah membangun start up bidang IT di Korea. Sebelumnya, Mikael bekerja di General Electronics Korea.

Acara yang juga terselenggara atas kerja sama KBRI Seoul, BNI Seoul, dan UT Korea ini berlangsung meriah. Peserta bahkan banyak yang berasal dari berbagai wilayah luar Seoul, seperti Busan, Daegu, dan Gwangju.

img_3733

Pada seminar ini, Reza menjelaskan kultur kerja di LG. Dari proses perekrutan karyawan, etos kerja perusahaan, hingga tips untuk survive bekerja di perusahaan Korea. Penjelasan Mikael tidak kalah menarik. Mikael berbagi cerita tentang kultur perusahaan asing di Korea dan perusahaan start up yang sedang dikembangkannya.

img_3739

Saat ini tercatat lebih dari 40 ribu WNI di Korea yang sebagian besarnya berprofesi sebagai pekerja dan pelajar. Pekerja, pelajar, dan KBRI Seoul senantiasa bersinergi mengadakan acara-acara untuk meningkatkan kapasitas diri WNI di Korea. Pada seminar ini turut hadir Presiden PERPIKA Muhamad Erza, Ketua Fungsi Konsuler KBRI M. Aji Surya, serta Ketua Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya Fuad Ardiansyah.

Penulis: Muhammad Hilmy Alfaruqi
Editor: Fery