Perpikalimpic 2017: Ajang Bertanding dan Pesta Rakyat Diaspora Indonesia di Korea Selatan

DaejeonDivisi Seni Budaya dan Olahraga PERPIKA 2016/2017 telah sukses menggelar acara Perpikalimpic 2017 pada Sabtu, 19 Agustus 2017 di Sport Complex, KAIST, Daejeon. Dalam pertandingan olahraga terbesar antar pelajar Indonesia di Korea Selatan ini diselenggarakan tiga cabang olahraga, yaitu Futsal, Basket 3-on-3, dan Bulutangkis yang terdiri dari kategori tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran. Terdapat 5 tim basket, 9 tim futsal, dan 33 peserta bulutangkis yang berpartisipasi dalam Perpikalimpic 2017 ini. Terpantau lebih dari 100 hadirin yang berasal dari Seoul, Chuncheon, Gumi, Daejon, Busan dan wilayah lainnya hadir memeriahkan Perpikalimpic 2017.

Secara umum, seluruh pertandingan berjalan lancar walau hujan deras sempat menghentikan pertandingan futsal yang sedang berlangsung seru. Namun demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat para pemain untuk kembali bertanding setelah hujan reda. Perpikalimpic yang untuk pertama kalinya diadakan di KAIST ini berlangung meriah, terlebih lagi dengan diselenggarakannya Pesta Rakyat Diaspora Indonesia di Korea Selatan dengan berbagai lomba khas “17-an”, seperti lomba balap karung, estafet karet, dan joget balon. Sebuah nostalgia kepada kampung halaman selain menjadi selingan yang meriah nan menghibur di antara ketatnya persaingan di cabang olahraga yang dipertandingkan.

Perlombaan “Joget Balon” dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI

Dalam sambutannya, Aryo Pamungkas selaku ketua panitia Perpikalimpic 2017 mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat menguatkan tali silaturahim antar pelajar Indonesia di Korea Selatan, dan tentunya memupuk rasa nasionalisme juga semangat kemerdekaan. Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Tudiono selaku perwakilan KBRI Seoul yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sambutan Ketua Panitia (kiri) dan perwakilan KBRI Seoul (kanan)

Setelah melalui pertandingan-pertandingan yang sangat seru akhirnya tim dari Universitas Youngsan berhasil mempertahankan gelar juaranya dalam cabang olahraga futsal. Demikian pula pada cabang olahraga basket, tim “Anak Muda Indonesia” dari Seoul juga berhasil mempertahankan gelar juara bertahan. Pada cabang tunggal putra bulutangkis, juara pertama berhasil diraih oleh perwakilan dari UT Korea. Sementara itu, cabang ganda campuran dan ganda putra berhasil didominasi oleh perwakilan dari Seoul Tech sehingga tim Seoul Tech berhak dianugerahi gelar juara umum pada cabang olahraga bulutangkis. Pemenang pada semua cabang olahraga mendapatkan medali dan bingkisan dari panitia, dan sebuah piala bergilir dari KBRI.

Keseruan pertandingan Perpikalimpic 2017

Tidak lupa, segenap panitia Perpikalimpic 2017 dan PERPIKA mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada KBRI Seoul dan Kor Bangla selaku sponsor dan para donatur yang telah mendukung kegiatan ini. Demikian pula kepada tim futsal Aquila dan K-bird KAIST yang telah bersedia menjadi wasit pada pertandingan futsal dan badminton. Dan tentunya kepada semua atlit, tim, dan seluruh hadirin yang sudah memeriahkan acara Perpikalimpic 2017 dan Pesta Rakyat ini. Sampai berjumpa di Perpikalimpic 2018! Merdeka!

Foto bersama seluruh peserta dan hadirin Perpikalimpic 2017

Kontributor: Aryo Pamungkas

Editor: Albert Wicaksono

Foto: Panitia Perpikalimpic 2017