ANGGARAN DASAR  

BAB I NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN

Pasal 1. Nama

Organisasi ini bernama Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan yang secara singkat disebut Perpika dan selanjutnya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “The Indonesian Students Association in South Korea” dan diterjemahkan ke dalam bahasa Korea menjadi “Jaehan Indonesia Yuhaksaeng Hyeophwe”

(재한 인도네시아 유학생 협회).

Pasal 2. Waktu

Perpika didirikan di Seoul, Korea Selatan, pada tanggal 18 Januari 2002 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Pasal 3. Kedudukan

Perpika berkedudukan di negara Korea Selatan

BAB II ATRIBUT ORGANISASI

Pasal 4. Atribut Organisasi

Atribut organisasi terdiri atas lambang dan lagu sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Perpika.

BAB III DASAR, AZAS, SIFAT DAN CIRI

Pasal 5 Dasar

Perpika adalah organisasi pelajar yang berdasarkan demokrasi.

Pasal 6 Azas

Perpika adalah organisasi pelajar yang berazaskan ketuhanan dan kemanusiaan.

Pasal 7 Sifat

Perpika adalah organisasi pelajar yang bersifat mandiri, bebas, dan bertanggung jawab.

Pasal 8 Ciri

Perpika adalah organisasi pelajar yang bercirikan keilmuan.

BAB IV TUJUAN DAN USAHA

Pasal 9. Tujuan

Perpika bertujuan untuk:

  1. Menjadi wadah persatuan, kerukunan, dan kekeluargaan pelajar Indonesia di Korea Selatan.
  2. Membantu meningkatkan kualitas keilmuan pelajar Indonesia di Korea Selatan.
  3. Menjalin hubungan dan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak.

Pasal 10. Usaha

  1. Dalam mencapai tujuan Perpika, Perpika melaksanakan usaha yang penyelenggaraannya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
  2. Penentu kebijakan dan penanggung jawab usaha ialah pengurus Perpika

BAB V STRUKTUR KEPENGURUSAN DAN KEKUASAAN TERTINGGI

Pasal 11. Struktur Kepengurusan

  1. Struktur kepengurusan Perpika terdiri atas Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah.
  2. Pengurus Pusat merupakan pengurus tertinggi dalam struktur kepengurusan Perpika.
  3. Kewenangan, otoritas, dan aturan lain mengenai Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah diatur dalam ART

Pasal 12. Kekuasaan Tertinggi

Kekuasaan tertinggi organisasi berada pada kongres Perpika.

BAB VI DEWAN PENGAWAS

Pasal 13. Fungsi dan Wewenang

Dewan Pengawas adalah badan yang bertugas selama periode kepengurusan dan befungsi:

  1. Mengontrol dan mengawasi kepengurusan Perpika.
  2. Menyelenggarakan kongres perpika bersama komisi pemilihan raya.
  3. Berwenang membentuk komisi yang diperlukan.
  4. Memfasilitasi penyampaian saran, masukan dan kritik dari anggota kepada pengurus perpika.

Pasal 14 Struktur Dewan Pengawas

Dewan Pengawas beranggotakan 5 orang anggota Perpika yang dipilih pada Kongres Perpika dan terdiri dari:

  1. Tiga orang perwakilan dari masing-masing wilayah.
  2. Satu orang perwakilan pengurus sebelumnya.
  3. Satu orang yang ditentukan oleh empat orang lainnya melalui mekanisme musyawarah mufakat.

BAB VII PEMILIHAN RAYA

Pasal 15. Pemilihan Raya

  1. Presiden dan ketua wilayah dipilih dalam pemilihan raya Perpika.
  2. Aturan lebih lanjut tentang Pemilihan Raya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB VIII PERSIDANGAN

Pasal 16. Persidangan Organisasi

Persidangan terdiri atas kongres dan rapat kerja pengurus.

Pasal 17. Kongres Perpika

  1. Kongres Perpika merupakan pertemuan pengurus pusat, pengurus wilayah, dan anggota Perpika untuk menghasilkan keputusan tertinggi yang dilaksanakan satu kali dalam satu periode kepengurusan.
  2. Kongres Perpika dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah pengurus Perpika.
  3. Hal-hal lain yang menyangkut penyelenggaraan Kongres Perpika diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 18. Kongres Istimewa

  1. Kongres Istimewa merupakan kongres yang dilakukan apabila ada masalah mendesak untuk diselesaikan demi kelancaran kegiatan organisasi.
  2. Kongres Istimewa diadakan berdasarkan permintaan sekurang-kurangnya dua pertiga anggota Perpika.

BAB IX KEANGGOTAAN

Pasal 19. Anggota Perpika

Anggota Perpika adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berstatus pelajar di wilayah Korea Selatan.

Pasal 20. Syarat Keanggotaan

  1. Bersedia menjalankan kewajiban sebagai anggota.
  2. Disahkan oleh pengurus melalui mekanisme tertentu.
  3. Syarat-syarat lain menjadi anggota Perpika diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 21. Jenis Keanggotaan

Jenis keanggotaan Perpika terdiri atas anggota biasa, anggota sementara, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan, sebagaimana dijelaskan dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB X HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

Pasal 22. Hak dan Kewajiban Anggota

Hak dan kewajiban anggota Perpika diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB XI KEUANGAN

Pasal 23. Keuangan

  1. Keuangan organisasi diperoleh dari iuran anggota, sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat, dan usaha-usaha lain yang sah serta tidak bertentangan dengan azas dan tujuan Perpika.
  2. Pengawasan keuangan diatur lebih lanjut di dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB XII PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 24. Perubahan Anggaran Dasar

Perubahan Anggaran Dasar Perpika hanya dapat dilaksanakan dalam kongres.

BAB XIII PEMBEKUAN DAN PEMBUBARAN ORGANISASI

Pasal 25. Pembekuan dan Pembubaran Organisasi

  1. Pembekuan sementara dan pembubaran Perpika dilakukan berdasarkan keputusan Kongres Perpika dan persetujuan sekurang-kurangnya dua pertiga dari anggota perpika.
  2. Ketentuan mengenai pembekuan dan pembubaran Perpika ditetapkan lebih lanjut di dalam Anggaran Rumah Tangga Perpika.

BAB XIV ATURAN TAMBAHAN

 Pasal 26. Aturan Tambahan

Hal-hal yang belum diatur di dalam Anggaran Dasar Perpika ini, akan diatur secara rinci di dalam Anggaran Rumah Tangga Perpika.

BAB XV PENGESAHAN ANGGARAN DASAR DAN PENUTUP

Pasal 27. Pengesahan Anggaran Dasar

Anggaran Dasar berlaku sejak tanggal disahkannya.

Pasal 28. Penutup

Dengan diberlakukannya Anggaran Dasar Perpika ini, maka ketentuan lain yang bertentangan dinyatakan tidak berlaku lagi.

ANGGARAN RUMAH TANGGA

BAB I ATRIBUT ORGANISASI

Pasal 1. Lambang dan Lagu

  1. Lambang Perpika berbentuk lingkaran yang berisi gambar filsafat Yin Yang berwarna merah dan putih, Peta Indonesia dan Korea Selatan, dan tulisan Perpika yang berwarna hijau, dengan penjelasan sebagai berikut:
    1. Filsafat Yin Yang melambangkan semangat keharmonisan hidup anggota Perpika. Warna merah Yin melambangkan keberanian, keteguhan dan kekuatan, sedang warna putih Yang melambangkan kesucian, ketulusan dan kejujuran.
    2. Peta Indonesia melambangkan wilayah asal anggota Perpika.
    3. Peta Korea Selatan melambangkan wilayah keberadaan organisasi Perpika.
  2. Lagu Perpika terdiri dari Mars Perpika dan Hymne Perpika.

BAB II USAHA

Pasal 2. Usaha

  1. Memajukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya Indonesia serta penelitian dan pengabdian masyarakat.
  2. Memelihara keutuhan bangsa serta berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat Indonesia.
  3. Meningkatkan kualitas sumber daya anggota agar berkemampuan tinggi serta berakhlak mulia.
  4. Mengembangkan sarana, prasarana, dan sumber dana dalam menjalankan organisasi.
  5. Usaha-usaha lain yang sesuai dengan tujuan Perpika.

BAB III STRUKTUR KEPENGURUSAN

Pasal 3. Pengurus Pusat

  1. Pengurus Pusat merupakan pengurus tertinggi dalam struktur kepengurusan organisasi Perpika.
  2. Pengurus Pusat sekurang-kurangnya terdiri dari Presiden, Sekretaris, Bendahara, dan ketua-ketua divisi.
  3. Pengurus Pusat sekurang-kurangnya mengadakan rapat kerja dua kali dalam setahun.

Pasal 4. Pengurus Wilayah

  1. Pengurus Wilayah sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua dan Bendahara.
  2. Pengurus Wilayah Perpika terdiri atas:
    • Pengurus Wilayah I yang meliputi Seoul, Incheon, Kyeonggi-Do, Gangwon-Do.
    • Pengurus Wilayah II yang meliputi Daejeon, Gwangju, Cheongchongbuk-Do, Chungcheongnam-Do, Jeollabuk-Do, Jeollanam-Do, Jeju-Do.
    • Pengurus Wilayah III yang meliputi Daegu, Pusan, Ulsan, Gyeongsangbuk-Do, Gyeongsangnam-Do.

Pasal 5. Kekosongan Jabatan Presiden

Apabila terjadi kekosongan jabatan presiden, maka akan digantikan oleh pengurus lain sesuai dengan struktur kepengurusan.

BAB IV PEMILIHAN RAYA

Pasal 6. Pemilihan Raya

Pemilihan Raya dimulai sekurang-kurangnya satu bulan sebelum kongres

Pasal 7. Presiden dan Ketua wilayah

  1. Presiden dan Ketua Wilayah dipilih langsung oleh anggota biasa dan ditetapkan di dalam kongres.
  2. Apabila tidak ada calon presiden, maka jabatan kepresidenan digantikan oleh dewan presidium sampai terpilihnya presiden baru dalam tenggat waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah kongres.
  3. Dewan presidium adalah orang perorangan yang dipilih berdasarkan mekanisme tertentu oleh kongres.
  4. Presiden memiliki hak prerogatif untuk menentukan struktur kepengurusan beserta pengurusnya.

Pasal 8. Masa Jabatan

Masa jabatan Presiden dan Ketua Wilayah adalah 1 (satu) tahun sejak ditetapkan di dalam Kongres atau sampai dengan pelaksanaan Kongres berikutnya dan hanya dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) periode kepengurusan selanjutnya.

Pasal 9. Tata Cara Pemilihan

Tata cara pemilihan presiden dan ketua wilayah diatur dan dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan raya  

BAB V PERSIDANGAN

Pasal 10. Kongres

  1. Pelaksanaan Kongres diadakan selambat-lambatnya bulan September pada akhir periode kepengurusan.
  2. Jika pengurus wilayah berhalangan hadir maka dapat memberikan mandat kepada utusan pengurus wilayah.
  3. Keputusan Kongres didasarkan atas prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat, apabila tidak mendapatkan hasil maka akan diambil jalan voting.
  4. Kongres berwenang:
    • Memberhentikan dan menetapkan kepengurusan Perpika.
    • Mengadakan evaluasi terhadap laporan hasil pelaksanaan program kerja pengurus.
    • Menetapkan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) Perpika apabila diperlukan untuk masa bakti berikutnya berdasarkan aspirasi anggota Perpika.
    • Meninjau, mengubah, dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga apabila diperlukan.

Pasal 11. Pertemuan Wilayah

  1. Sidang pengurus wilayah dihadiri oleh pengurus wilayah dan anggota Perpika di wilayah tersebut.
  2. Pertemuan wilayah dilakukan minimal 2 (dua) kali dalam masa kepengurusan.

BAB VI HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS

Pasal 12. Pengurus Pusat

  1. Pengurus Pusat berkewajiban melaksanakan keputusan Kongres.
  2. Pengurus Pusat berkewajiban memberikan pertanggungjawaban dalam Kongres.

Pasal 13. Pengurus Wilayah

  1. Pengurus Wilayah berkewajiban melaksanakan keputusan Kongres.
  2. Pengurus Wilayah berkewajiban memberikan laporan pelaksanaan kegiatannya kepada Pengurus Pusat minimal sekali dalam setahun.
  3. Ketua Pengurus Wilayah dipilih dalam Pemilihan Raya dan disahkan dalam Kongres Perpika.
  4. Apabila terjadi kekosongan jabatan ketua Pengurus Wilayah, maka jabatannya diisi oleh pengurus yang setingkat di bawahnya sampai habis masa jabatan.
  5. Pengurus Wilayah berkewajiban memberikan pertanggungjawaban dalam kongres.

BAB VII KEANGGOTAAN

Pasal 14. Jenis Keanggotaan

  1. Anggota biasa adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berstatus pelajar di Korea Selatan untuk jangka waktu minimum 3 bulan.
  2. Anggota sementara adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang menempuh program belajar, mengajar, penelitian, dan pelatihan pada salah satu lembaga setaraf perguruan tinggi di Korea Selatan untuk jangka waktu kurang dari 3 bulan.
  3. Anggota Luar Biasa adalah orang perorangan yang tidak termasuk dalam anggota biasa maupun anggota sementara, dan anggota kehormatan yang antara lain:
    • Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di korea selatan sebagai anggota keluarga dari anggota biasa Perpika.
    • Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Korea Selatan sebagai pengajar, peneliti, dan peserta pelatihan.
    • Alumni Perpika.
    • Pengangkatan anggota luar biasa ditetapkan pengurus pusat berdasarkan usulan yang diketahui oleh pengurus wilayah.
  4. Anggota kehormatan adalah:
    • Warga Negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan yang bukan anggota biasa dan anggota luar biasa, namun dinilai berjasa bagi Perpika.
    • Warga Negara Asing (WNA) di Korea Selatan yang dinilai berjasa bagi Perpika.
    • Anggota kehormatan ditetapkan oleh Pengurus Pusat dengan mengirimkan Surat Ketetapan kepada yang bersangkutan.

Pasal 15. Syarat Formal Keanggotaan

Syarat formal untuk dapat menjadi anggota Perpika diatur lebih lanjut dalam peraturan pengurus Perpika.

Pasal 16. Hak dan Kewajiban Anggota

Hak anggota adalah:

  1. Setiap anggota mempunyai hak untuk berbicara, menyampaikan usul dan pendapat baik secara lisan maupun tulisan.
  2. Anggota Biasa berhak memilih dan dipilih menjadi pengurus Perpika.
  3. Anggota Sementara, Luar Biasa, dan Anggota Kehormatan tidak berhak memilih dan dipilih menjadi pengurus Perpika.
  4. Setiap anggota Perpika berhak mengikuti kegiatan Perpika baik sebagai peserta ataupun panitia.
  5. Anggota biasa yang telah membayar iuran mendapatkan hak lain yang ditetapkan oleh pengurus perpika.

Kewajiban anggota adalah:

  1. Setiap anggota berkewajiban menjaga nama baik bangsa dan negara Republik Indonesia serta organisasi Perpika.
  2. Setiap anggota berkewajiban Mematuhi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga organisasi Perpika serta ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh pengurus Perpika.
  3. Setiap anggota berkewajiban Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi Perpika.

Pasal 17. Berakhirnya Keanggotaan

Keanggotaan pada organisasi Perpika dinyatakan berakhir apabila yang bersangkutan :

  1. Mengundurkan diri dengan menyampaikan surat pengunduran diri ke Pengurus Wilayah dengan sepengetahuan Pengurus Pusat.
  2. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Perpika.
  3. Diberhentikan oleh Pengurus Pusat dengan alasan pelanggaran peraturan organisasi.
  4. Telah menyelesaikan kegiatan akademiknya.
  5. Meninggal dunia.

BAB VIII KEUANGAN

Pasal 18. Keuangan

  1. Keuangan dipergunakan untuk membiayai keperluan-keperluan Perpika dalam usaha-usaha Perpika.
  2. Ketentuan tentang pengelolaan keuangan Perpika ditetapkan oleh pengurus.
  3. Laporan pengelolaan keuangan Perpika harus disertakan pada laporan pertanggungjawaban Pengurus.

BAB IX ATURAN TAMBAHAN

Pasal 19. Aturan Tambahan

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan ditetapkan dalam Peraturan Organisasi yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
  2. Perumusan rancangan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga dibuat dan disepakati oleh sebuah tim yang diangkat oleh pengurus pada periode yang sedang berlangsung.

BAB X ATURAN PERALIHAN

Pasal 20. Aturan Peralihan

Dalam jangka waktu 1 bulan setelah diangkat, pengurus pusat baru Perpika diwajibkan untuk menyelesaikan peraturan Perpika (dan) atau Petunjuk Pelaksanaan AD/ART Perpika yang minimal berisi: struktur kepengurusan dan turunan GBHK berupa program kerja

BAB XI PENGESAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA DAN PENUTUP

Pasal 21. Pengesahan

Anggaran Rumah Tangga berlaku sejak tanggal disahkannya.

Pasal 22. Penutup

Dengan diberlakukannya Anggaran Rumah Tangga Perpika ini, maka ketentuan lain yang bertentangan dinyatakan tidak berlaku lagi.