TALK SHOW PCIM KORSEL DAN PERPIKA Berburu Beasiswa dan Sukses Kuliah di Korea Selatan

Anyeonghaseyo teman-teman semua, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Korsel bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) mempersembahkan Talk Show ” Tips Lengkap : Berburu Beasiswa dan Sukses Kuliah di Korea Selatan ” yang insya Allah akan diselenggarakan pada :

Ahad, 19 November 2017
Jam 20.00 WKS – Selesai (18.00 WIB – Selesai)
Talkshow melalui Live dari Fanpage kami https://www.facebook.com/MuhammadiyahKorea (Silahkan like dan stay tune pada saat Talk Show berlangsung)

Pembicara :
(1) Aldias Bahatmaka
Presiden PERPIKA 2017/2018
Beasiswa Brain Korea di Program PhD Marine Design convergence di Pukyong National University, Busan.

(2) Muhammad Farras
Beasiswa Korean Government Scholarship Program (KGSP) di Program Sarjana Civil Arvhitectural and Enviromental Engineering di Korea University, Seoul.

Talkshow akan dipandu oleh moderator :
Muhammad Ridwan Dzikrurrokhim
Sekretaris PCIM Korsel
Beasiswa KGSP di Program Sarjana Earth and Environmental Science di Seoul National Unversity

Buat teman-teman yang ingin mendapatkan beasiswa ke Korea silahkan simak talkshow tentang beasiswanya, buat yang akan atau sedang berkuliah di sini jangan lupa simak tips sukses kuliahnya. Jangan sampai lupa ya, sampai jumpa weekend ini.

Street Style di Seoul Fashion Week

Batik merupakan salah satu ciri khas dalam budaya Indonesia. Seringkali Batik dikenakan saat perayaan hari-hari nasional di Indonesia, ataupun dalam menghadiri acara pernikahan. Tidak heran jika Batik menjadi sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia dan juga di mancanegara.

 

Kali ini Batik pun muncul dalam pekan Seoul Fashion Week yang di selenggarakan di Dongdaemun Design Plaza, Seoul, Korea Selatan. Menariknya, batik pun menyita banyak perhatian masrayakat Korea Selatan, khususnya para fotografer yang berjejeran mengabadikan street style di Seoul Fashion Week pada 17 Oktober 2017 silam. Dan yang sangat membanggakan, sebuah majalah fashion terkenal yakni Vogue Prancis mengunggah beberapa foto batik di laman websitenya.

 

Siapakah yang mengenakan Batik tersebut?

 

Dua orang ini adalah Tommy Phang dan Larasati Sekar yang merupakan warga asli Indonesia. Tommy dan Laras merupakan mahasiswa jurusan bisnis di salah satu perguruan tinggi swasta di Seoul, Korea Selatan. Mereka memang sangat menyukai Fashion sejak berada di Seoul. Seoul Fashion Week bagi mereka merupakan wadah untuk mereka membuktikan diri di kancah Internasional. Mengenakan Batik di pekan Seoul Fashion Week menurut mereka adalah keputusan yang tepat untuk mencuri perhatian masyarakat Seoul yang dominan dengan hal hal nyentrik dan unik.

 

 

Photo by @byplanky

 

Tommy phang mengenakan topi hitam dan setelan Batik berwarna kuning di padu dengan kemeja hitam didalamnya dan juga celana jeans. Serta penghias mewah tas dan sepatu dari Louis Vuitton.

 

 

Photo by @byplanky

 

Larasati Sekar mengenakan Dress batik berwarna biru dipadukan dengan belt perak dan heels hitamnya. Serta Topi ayam jago yang sangat menunjukan ciri khas Indonesia.

 

 

Nama penulis : Tommy Phang, jurusan Bisnis. Dongguk University

Mahasiswa Korea Pun Terpukau Mendengar Puisi Taufiq Ismail

Senin, 23 Oktober 2017. Di penghujung Oktober yang sejuk, Taufiq Ismail mengunjungi Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) untuk menyampaikan ceramah mengenai ‘Cinta Tanah Air dalam Puisi dan Lirik Lagu Indonesia’. Ceramah dijadwalkan mulai pukul 18.00 dan sejak 30 menit sebelumnya, kursi-kursi mulai diisi oleh para pendengar yang sebagian besar merupakan mahasiswa jurusan Bahasa Melayu-Indonesia. Taufiq Ismail datang tepat waktu pada pukul 18.00 didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, beserta dosen-dosen HUFS dan beberapa pegawai KBRI.

 

Acara dibuka pada pukul 18.10 dengan kata sambutan dari kepala jurusan Bahasa Melayu-Indonesia HUFS, dosen HUFS, serta duta besar. Selain pembahasan mengenai kerja sama antara Korea dan Indonesia yang sudah berlangsung baik selama puluhan tahun, ada pula penyerahan buku kumpulan puisi Debu di Atas Debu oleh Taufiq Ismail kepada perwakilan dosen HUFS. Buku kumpulan puisi ini telah diterbitkan dalam bentuk dwibahasa Indonesia-Korea oleh penerbit Horison dengan penerjemah Bahasa Korea Lee Yeon.

 

Taufiq Ismail membuka ceramahnya dengan menjelaskan betapa pedihnya zaman penjajahan Belanda selama 350 tahun dan betapa banyak karya sastra yang muncul di zaman itu. Beliau menyampaikan 3 puisi dan 7 lagu yang menjadi simbol cinta tanah air dan bertahan hingga saat ini. Beliau pun membacakan puisi-puisi berjudul “Indonesia Tumpah Darahku”, “Diponegoro”, dan “Pahlawan Tak Dikenal”. Setelah pembacaan puisi-puisi tersebut, beliau memperkenalkan 7 lagu patriotik lain dan memutarkannya.

 

Di akhir ceramah, Taufiq Ismail memperkenalkan buku kumpulan puisinya yang diterjemahkan oleh Lee Yeon, seorang dosen di HUFS. Beliau juga membacakan puisinya berjudul Panmunjeom yang merupakan puisi terpanjang yang ada di buku tersebut. Puisi itu ditulis berdasarkan pengalaman Taufiq mengunjungi Korea Selatan pada tahun 1970.

 

*acara ini juga diliput oleh MetroTV: http://m.metrotvnews.com/video/metro-news/MkMMlmwk-puisi-taufiq-ismail-bergema-di-negeri-ginseng

 

Margareth Theresia

Jurusan Sastra Klasik Korea, Kyung Hee University

[layerslider id=”6″]

CAN’T BELIEVE WE ARE 2 WEEKS AWAY FROM KNOCK KNOCK INDONESIA 2017

Time flies so fast! are you as excited as we are? Save The date, so you won’t missed our Fascinating performances!! For those who don’t know what KKI is, let’s reminisce the old times as we explore the wonders of Indonesia’s rich histories.

#KKI2017

Perpika Berbagi Ceria

 

Halo teman-teman Perpika ^^

Kali ini PERPIKA CERIA 17/18 ingin mengundang siapa saja warga Indonesia yang berada di Korea untuk berbagi cerita tentang berkehidupan di Korea Selatan ini. Kegiatannya bisa mencakup review foods, travels, shopping, and scenery. Bagi teman-teman yang ingin ceritanya diliput dan di publish di website perpika, silahkan submit

  1. Nama,
  2. Status (Pelajar s1/s2/s3 dan nama universitas, atau pekerja),
  3. artikel yang dilampirkan di microsoft word,
  4. dan juga gambar

ke alamat email: contact@perpika.kr

Bagi teman-teman yang artikel nya terpilih, kita akan tampilkan pada website, dan juga social media perpika!

Aplikasi Donatur BPI Periode II

Kabar gembira, program BPI tahun 2016-2017 telah dibuka kembali untuk periode II (April-September 2017) !
BPI merupakan beasiswa bersumber dari pelajar Indonesia di Korea yang tergabung dalam PERPIKA untuk siswa berpresetasi tingkat SD‐SMP‐SMA di Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Melalui program BPI, Perpika memberikan kesempatan untuk teman-teman menjadi jembatan dan contoh yang baik bagi adik-adik kita yang terancam putus sekolah.


Teman-teman bisa ikut serta membantu dengan berbagai cara sesuai dengan kondisi teman-teman:

  1. Donatur tetap
    Bersedia memberikan bantuan finansial secara berkelanjutan sejumlah 10,000 won (Rp. 120.000,-) per bulan.
    Bantuan dari teman-teman yang menjadi donatur tetap akan digunakan untuk membayar uang sekolah (SPP), dan teman-teman akan mendapatkan laporan nilai siswa yang menerima bantuan.
  2. Donatur tidak tetap
    Memberikan bantuan finansial yang tidak mengikat akan jumlah dan waktunya.
    Bantuan dari teman-teman yang menjadi donatur tidak tetap akan digunakan untuk keperluan sekolah diluar SPP, seperti pembelian buku, seragam, dan keperluan lainnya.

Selain itu, teman-teman juga bisa membantu dengan mempromosikan atau mengajak teman-teman yang lain untuk ikut serta dalam program ini.
Silakan isi data diri di bit.ly/bpidonatur
CP:
Donasi dapat disalurkan baik melalui rekening Korea maupun rekening Indonesia (untuk para alumni).
Korea: Hana 109-910521-99307 a.n. Chrestella Chitra (010-6686-1208)
Indonesia: BCA 568 0485 498 a.n. Amanda Kasih Hanna Maryam (010-5927-0119)

” Sebuah kebanggaan bagi saya karena saya bisa mendapat beasiswa ini dan saya sangat bersyukur sekali dengan beasiswa ini dan saya juga sangat bahagia karena itu bisa sedikit meringankan beban orangtua saya dan saya mengucapkan banyak terimakasih sekali.” – Eka (siswa penerima BPI)

Mari bersama ikut serta membantu generasi penerus bangsa mewudjudkan mimpi-mimpi mereka. Biarlah mereka juga dapat merasakan pendidikan yang layak, jangan biarkan langkah kecil
mereka untuk menggapai mimpi terhalang oleh kekurangan finansial.
Mari bergabung, bersama kita bantu mewujudkan mimpi-mimpi mereka !

PKPU SALURKAN 50 PAKET SEKOLAH DAN KEGIATAN TRAUMA HEALING DARI PERPIKA

RESPON PASCA BANJIR DI INHU (INDRAGIRI HULU) RIAU, PKPU SALURKAN 50 PAKET SEKOLAH DAN KEGIATAN TRAUMA HEALING DARI PERPIKA

Rabu/15 Maret 2017 PKPU Human Initiative melakukan aksi emergency respon pasca pemulihan banjir Riau di Desa Polak Pisang Kec. Kelayang Kab. Indragiri Hulu Riau. Program ini merupakan lanjutan aksi Pasca Banjir Riau yang sebelumnya dilaksanakan di Kab. Kuansing. Kabupaten selanjutnya adalah di Kabupaten Indragiri Hulu tepatnya di Desa Polak Pisang merupakan salah satu desa yang terkena dampak banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda desa. Menurut Pak Hari, selaku Sekdes dan Ketua Karang taruna Desa Polak pisang, bencana banjir pada 7 Maret 2017 menyebabkan sekolah SDN 008 terendam banjir selain itu akses menuju sekolah yang terputus terendam banjir hingga 2 m. Disekolah ini terdapat 3 ruang kelas yang terendam banjir dengan ketinggian 30-50 cm setinggi lutut. Dan baru mulai senin (13 Maret 2017) kemarin, anak-anak memulai aktivitas pembelajaran. Kondisi sekolah bangunan permanen, namun belum memiliki MCK. Saat banjir terjadi, akses menuju jalan sulit dan tidak bisa dilalui. Kondisi jalan menuju sekolah terputus. Apalagi dengan kondisi jalan yang masih tanah dan belum beraspal.

Sebagai info tambahan lokasi eksekusi adalah lokasi terdampak banjir di riau beberapa pekan lalu dan sekolah tsb merupakan salah satu penerima manfaat benah sekolah PKPU.

Dalam hal ini tim PKPU-HI menyalurkan 50 paket bantuan SEJUTA (Semarak Kejutan Perlengkapan Sekolah) yang terdiri dari 50 Paket tas sekolah dan perlengkapan alat tulis sekolah. Paket ini disalurkan di SDN 008 Polak Pisang yang peserta penerima manfaatnya terdiri dari siswa/I SDN 008 Polak Pisang dan siswa/I SDN 020 Muara Danau Desa Polak Pisang Kec. Kelayang. Kegiatan ini dimulai pada pukul 9 pagi diisi dengan kegiatan Trauma Healing di halaman sekolah, games ice breaking juga senam penguin bersama siswa, relawan dan guru. Senam penguin merupakan senam yang baru bagi mereka, sehingga kegiatan berlangsung heboh dan ceria. Setelah kegiatan Trauma Healing dilanjutkan dengan pembukaan diisi dengan kata sambutan dari Riska, selalu perwakilan PKPU, Pak Hari selaku Sekdes dan Ketua Karang Taruna dan Kepala Sekolah SDN 008 Polak pisang dan Kepala sekolah SDN 020 Muara Danau, Ibu Farida dan Ibu Eva, dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan school kit kepada 5 orang perwakilan anak. Kegiatan ini disambut hangat oleh guru-guru dan kepala sekolah.

Tim PKPU-HI juga melakukan aksi Class Leader untuk membangun motivasi siswa/I sekolah untuk terus semangat mengejar cita-cita. Kegiatan dilakukan dengan pemberian educative games di halaman sekolah. Anak-anak sangat antusias dengan permainan kapal-kapal, domikado, fire help dan tangtang buku dan dilanjutkan dengan kegiatan mendongeng kisah dongeng nusantara si malin kundang menggunakan metode improvisasi si juru dongeng dan dongeng timmy dan yimmy dari rusia dengan menggunakan boneka tangan dari kaus kaki.  Diharapkan melalui metode mendongeng dapat ditanamkan konsep budi pekerti dan moral yang terselip dalam cerita dongeng itu sendiri.

“Terima Kasih kepada PKPU dan pelajar Indonesia yang ada di Korea Selatan (PERPIKA red) yang telah memberikan bantuan paket SEJUTA disekolah kami, apalagi dengan adanya program Class Leader Motivasi. Anak-anak disini pasti sangat antusias karena anak-anak kami tinggal jauh di pelosok desa di dalam dusun pula, jadi sangat membutuhkan pencerahan dan semangat dengan permainan edukatif games seperti ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk sekolah kami.“ Ucap bu Farida kepala sekolah.

Kegiatan ini diakhiri dengan memberikan paket SEJUTA (Semarak Kejutan Perlengkapan Sekolah) kepada seluruh siswa/I SD tersebut. Tim PKPU-HI mengucapkan terima kasih banyak kepada PERPIKA selaku donatur Program ini. [PKPU Pekanbaru]

Donatur BPI Termin 1 Januari 2017

Program BPI merupakan salah satu program dari Persatuan Pelajar Indonesia di Korea yang bertujuan untuk menggalang dana pendidikan bagi pelajar Indonesia dengan keterbatasan finansial untuk terus bersekolah hingga menuntaskan WAJIB BELAJAR 12 tahun (SD-SMA).

Kali ini, melalui kitabisa.com, kami ingin mengajak teman-teman sekalian untuk berpartisipasi sebagai donatur khusus untuk Termin 1 Tahun 2017.

Bantuan donasi akan dipertanggungjawabkan sebagai berikut:

      • Foto/dokumentasi penyerahan beasiswa/keperluan sekolah.

Mari bersama turut serta membantu generasi penerus bangsa menyambung mimpi-mimpi mereka. Mari bersama tunjukan bahwa keterbatasan finansial bukanlah halangan menggapai cita!

Donatur BPI 2016-2017

Melalui program BPI, Perpika memberikan kesempatan untuk teman-teman menjadi jembatan dan contoh yang baik bagi adik-adik kita yang terancam putus sekolah. Teman-teman bisa ikut serta membantu Read more