Donatur BPI Termin 1 Januari 2017

Program BPI merupakan salah satu program dari Persatuan Pelajar Indonesia di Korea yang bertujuan untuk menggalang dana pendidikan bagi pelajar Indonesia dengan keterbatasan finansial untuk terus bersekolah hingga menuntaskan WAJIB BELAJAR 12 tahun (SD-SMA).

Kali ini, melalui kitabisa.com, kami ingin mengajak teman-teman sekalian untuk berpartisipasi sebagai donatur khusus untuk Termin 1 Tahun 2017.

Bantuan donasi akan dipertanggungjawabkan sebagai berikut:

      • Foto/dokumentasi penyerahan beasiswa/keperluan sekolah.

Mari bersama turut serta membantu generasi penerus bangsa menyambung mimpi-mimpi mereka. Mari bersama tunjukan bahwa keterbatasan finansial bukanlah halangan menggapai cita!

Donatur BPI 2016-2017

Melalui program BPI, Perpika memberikan kesempatan untuk teman-teman menjadi jembatan dan contoh yang baik bagi adik-adik kita yang terancam putus sekolah. Teman-teman bisa ikut serta membantu Read more

AIRASIA CONDOLENCES

Segenap pengurus dan anggota Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) mengucapkan “Turut berduka cinta atas musibah yang menimpa anggota keluarga dari saudari Devina (Woosong University) serta seluruh korban insiden pesawat AirAsia #QZ8501.” Semoga almarhum dan seluruh korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. #Aamiin…

 

Devina-woongso-3

Donasi untuk Arisman, Adik Kita yang Penuh Motivasi

 

 

Arisman (18 Tahun) adalah siswa kelas IV (tahun terakhir) SMK 7 Semarang (STM Pembangunan) yang mengalami kecelakaan (tersetrum listrik) parah pada bulan Juli kemarin. Setelah berobat ke rumah sakit, pengobatan alternatif, dan rumah sakit lagi, kondisi tangan dan kakinya makin parah, sehingga harus dimputasi tangan kanan dan kaki kanannya. 

 

Kamis 19 Desember 2013 dia sampai di Korea untuk pengobatan lanjut (pemasangan tangan dan kaki palsu). Mohon kesediaan Anda sekalian untuk mengulurkan bantuan membantu Arisman dan keluarga. Dia di Korea bersama Bapaknya dan dirawat di (영등포) 한강성심병원 kamar 804.

 

Tulisannya bagaimana penuh motivasinya adik kita yang satu ini bisa dibaca disini

 

 

KMI, PERPIKA, dan IMUSKA bekerjasama untuk melakukan penggalangan dana. Kami mohon kesediaan Anda semua untuk menyalurkan donasi ke rekening berikut ini:

 

Purnama Purba

WooriBank 1002-645-666912

 

Kontak di Korea yang bisa dihubungi:

  • 010-3936-2384 (Mas Purba),
  • 010-2289-2875 (Mas Matta),
  • 010-2489-8895 (Mas Ardie)

Thank you for your Donation to Haiyan Typhoon Philippines

The Indonesian Student Association in South Korea would like to say “Thank you” for the immensely generous outpouring of donation and support for those whose lives have been ripped apart by the Haiyan Typhoon in Philippines.

 

The total donation we collected were KRW 542,000.

 

All donation that we were collected already distributed trough Philippines Student Association in Korea (PIKO –  Pinoy Iskolars in Korea)

 

Perpika Filipin

For more detail Information you may contact the Coordinator of Social Division of PERPIKA:

e-mail: ardieseptian@yahoo.com

SMS: 010-2489-8895

—————————————————————

Divisi Kementrian Sosial Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh WNI di Korea Selatan yang telah berdonasi membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Filipina yang terkena musibah bencana alam Topan Haiyan. Semoga donasi ini dapat menjadi catatan amal kebaikan kita.

 

TOTAL DONASI PERPIKA UNTUK KORBAN BENCANA ALAM TOPAN HAIYAN

KRW 542,000

Telah diserahkan melalui Ketua Perkumpulan Pelajar Filipina di Korea Selatan (PIKO)

Info detail

e-mail: ardieseptian@yahoo.com

SMS: 010-2489-8895

Gebrak Pendidikan Edisi Spesial – Tiga Jam Yang Sangat Berarti

Komunitas Indonesia yang tergabung di Mushola At-Taubah Gwangju kembali merasakan nikmatnya brownis singkong bertabur keju.

Pasalnya pada hari Ahad 8 Desember 2013 tim Gebrak Pendidikan mengadakan sebuah kegiatan belajar mengajar mengenai kewirausahaan yang menghadirkan Kang Adhie Swara dari kota Ansan. Kang Adhie’s Swara adalah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Ansan. Selain bekerja layaknya TKI lainnya, pria asal Sragen ini juga menyibukan diri dengan berbagai kegiatan kewirausahaan, mulai dari Online Shop melalui sosial media dengan menjual beberapa jenis pakaian dan makanan serta berbagai kegiatan kewirausahaan lainnya. Semua itu iya lakoni dengan kesungguhan dan akhirnya membuahkan hasil yang cukup lumayan.  Selain usaha online yang ia geluti saat di Korea, ia pun mempunyai beberapa bisnis di Indonesia, salah satunya adalah sebagai desainer dan produsen batik yang mempunyai lebih dari 60 tim penjahit untuk membantu memproduksi karyanya. Dalam kesempatan hari liburnya, ia menyempatkan diri untuk memenuhi permintaan dari Tim Gebrak Pendidikan untuk membagikan ilmu dan pengalamannya dalam bidang Kewirausahaan kepada rekan-rekan yang berada di Gwangju, Jeollanam-do.

Suasana siang yang begitu ramai itu seketika berubah menjadi sunyian ketika sang motivator mulai berdiri di depan dan mulai menuturkan kata demi kata. Pada sesi awal, sang motivator menceritakan tentang bagaimana pengalamannya saat pertama kali menjalani karirnya dari nol. Pengalaman itu ditularkan kepada peserta. Beliau menjelaskan bagaimana caranya membangun wadah berupa jiwa yang kuat untuk mewujudkan sebuah impian, mulai dari menciptakan sebuah mimpi yang kita anggap tidak realistis, kemudian  disambung dengan sebuah visual agar mudah diingat setiap saat dan dilengkapi dengan melakukan sebuah action sebagai bentuk usaha untuk mewujudkan mimpi tersebut. Selain itu beliau juga menerangkan tentang sebuah Konsep seorang wirausaha. Dalam hal ini beliau menerangkan tentang bagaimana memahami diri kita, dan bagaimana cara untuk menempatkan diri kita pada berbagai macam konsep yang telah dicontohkan dengan tujuan agar  diri kita mampu menjalankan semuanya  dengan disiplin dan terarah kepada jalan untuk mewujudkan sebuah mimpi. Semua hal yang telah dijelaskan bukan hanya sekedar teori belaka, tapi merupakan sebuah tangga-tangga menuju kesuksesan yang pernah dialaminnya.  Selain itu beliau juga memberikan kesempatan untuk bertanya jawab.

Suasana Pelatihan Kewirausahaan - Gebrak Pendidikan

Suasana Pelatihan Kewirausahaan – Gebrak Pendidikan

Sekitar satu jam seperempat, sesi pertama pun berakhir, kemudian dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah dan istirahat sejenak.  Setelah itu, sesi ke dua pun dimulai, pada sesi ini beliau menjelaskan tentang kegiatan wirausaha yang ditekuninya. Mulai dari bagaimana langkah awalnya, tentang bagaimana  belajar mengenai sebuah teori membuat sesuatu, mencari  partner bisnis, sampai menjelaskan tentang kegiatan-kegiatan yang ia lakoni selama ini hingga menjadi seorang pengusaha sukses yang mempunyai omset yang besarnya luar biasa. Semua peserta sangat menikmati kegiatan tersebut, dan mulai tertarik untuk merencanakan sebuah kegiatan bisnis. Yang menarik di pelatihan ini, sang motivator tidak hanya mengajarkan teorinya, tapi mengajak untuk segera melakukan action, mengeksekusi rencana-rencana yang ada di dalam alam pemikiran peserta. Tidak hanya itu, sang motivator juga memberikan kontak telponnya agar para peserta dapat bertanya jawab di lain waktu guna pembinaan kewirausahaan secara intensif.

Selain wadah yang kuat, beliau juga menerangkan sebuah hal yang amat penting untuk mendukung usaha yang sudah dilakukan, yaitu Sedekah. Sebuah kegiatan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan dicontohkaan Rasulullah SAW dan juga para sahabat-sahabat terdahulu. Kegiatan sedekah ini juga menjadi sebuah amalan andalan yang dilakukan para sahabat terdahulu termasuk dua diantara sahabat-sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga diantaranya adalah Umar bin Khattab Ra, dan Abdurahman bin Auf  Ra. Selain itu sedekah juga dicontohkan oleh para motivator sukses seperti Ippo Santosa dan juga Valentino Dinsi. Pasalnya sedekah ini merupakan sebuah ritual yang menghasilkan balasan yang berlipat ganda. Mungkin dalam logika matematika, harta kita akan berkurang, nyatanya orang yang rajin sedekah tidak menjadi miskin namun malah bertambah kaya. Bahkan seorang Bill Gate seorang non muslim yang termasuk salah satu dari beberapa orang terkaya sedunia pun melakukan kegiatan sedekah besar-besaran, karena ia percaya begitu dahsyatnya kekuatan sedekah.

Sebuah pertemuan yang sangat singkat tetapi begitu berarti telah berlalu. Namun ilmu yang telah ditularkan tidak berlalu begitu saja. Banyak manfaat yang didapat.  Dan akhirnya  kamipun percaya Ilmu itu ada dan untuk berbagi.

Penulis – Mars Budi
Editor – Ardisragen

Beasiswa PERPIKA untuk Indonesia (BPI) 2013 – 2014 Dibuka!

Berita gembira, BPI (Beasiswa PERPIKA untuk Indonesia) tahun 2013-2014 sudah dibuka kembali!

 

Teman-teman Pelajar Korea yang mempunyai kenalan adik-adik usia sekolah SD, SMP atau SMA yang berpresitasi namun sangat butuh bantuan finansial untuk meneruskan pendidikannya, bisa merekomendasikan adik-adik tersebut untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan dari BPI.

 

Teman-teman sekalian bisa menjadi pihak yang merekomendasikan, menjembatani, dan berpartisipasi aktif dalam hal pendistribusian informasi.

 

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah mengirimkan laporan singkat berupa gambaran keadaan calon penerima beasiswa yang direkomendasikan, mencakup:

  • Surat permohonan berisi data diri (prestasi, kegiatan yang diikuti di sekolah dan kelas yang dienyam)
  • Kondisi ekonomi keluarga (pekerjaan orang tua, kisaran pendapatan orang tua, dan jumlah tanggungan anak dalan satu keluarga)
  • Alasan pengajuan beasiswa
  • Perkiraan biaya SPP perbulan
  • Tidak merokok
  • Essay tentang motivasi dan impian hidup di masa depan serta tentang keluarga dari dahulu sampai sekarang
  • Berkomitme mengikuti kegiatan yang akan diselenggarakan oleh PERPIKA di Indonesia untuk pembinaan karakter

Pendistribusian beasiswa dialokasikan untuk tahun ajaran semester Genap 2014-2015 dengan durasi 1 tahun ajaran.

 

Kegiatan penyeleksian dilakukan sejak pengumuman ini diberikan dan ditutup pada pertengahan bulan Desember 2013.

Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada awal bulan Januari 2014.

 

Selanjutnya tim BPI akan berkoordinasi dengan pihak perekomendasi dalam hal pemberkasan. Setelahnya, Tim BPI akan mengumumkan calon penerima beasiswa berdasarkan hasil seleksi dan jumlah kuota yang tersedia.

 

Data-data di atas bisa dikirim ke alamat email ini: bpiperpika1314@gmail.com

____________________________________________________

Dokumentasi penyerahan secara simbolis BPI sebelumnya

hadi teguh yudhistira (BPI medan)_1

Penyerahan BPI Medan oleh Hadi Teguh Yudhistira

pulau tidung_serah1

Penyerahan BPI di Pulau Tidung

hadi teguh yudhistira (BPI medan)_2

Penyerahan BPI di Medan-2

ardie septian (aris maulana_cianjur_2013)_2

Penyerahan BPI di Cianjur

Semoga langkah kecil kita bisa sedikit membantu memajukan pendidikan Indonesia dan menyelamatkan murid-murid Indonesia dari putus sekolah.

Perpika Mengajar – Pelatihan IT di Musholla At-Taubah Gwangju

Sejak minggu lalu, di agenda saya sudah tertulis untuk menyanggupi berbagi cerita bersama rekan-rekan Pekerja di Gwangju mengenai cara membuat blog dan tips menulis di blog. Acara ini merupakan acara yang diinisiasi oleh tim Gebrak Pendidikan – sebuah Gerakan Bersama Komunitas Indonesia di Korea untuk Pendidikan (PERPIKAUT KOREAICC dan KMI). Salah satu agendanya adalah “Perpika Mengajar’ yang berisi acara berbagi ilmu dengan rekan-rekan pekerja di Korea Selatan. Tema acara ini berisi beberapa topik diantaranya  Bahasa Inggris, Bahasa Korea dan Pelatihan IT.
 
Sebelumnya saya cukup terkejut karena saya diberikan kesempatan untuk berbagi di acara ini, padahal sebenarnya masih banyak teman-teman yang lain yang memiliki kemampuan dan kapasitas lebih oke daripada saya. Tapi.. ini tantangan yang sangat menarik, membuat saya jadi harus belajar lagi tentang dunia blog, tulis menulis dan sekaligus memotivasi saya untuk lebih sering update blog.
 
Saya ingat pesan guru saya, jikalau suatu saat nanti kita diberi kesempatan atau amanah untuk membagikan ilmu ke orang lain, maka kita harus siap dengan sukarela dan meluruskan niat untuk menebar manfaat. Karena sebaik-baik ilmu adalah ilmu yang bermanfaat. Ngomong-ngomong soal saling berbagi, di luar sana banyak cara berbagi dengan orang lain, ada yang berbagi ilmu, ada yang berbagi hartanya dan tenaganya. Indonesia merupakan negara dengan indeks berbagi yang cukup tinggi berada di peringkat ke-7 se-dunia pada tahun 2012. Banyak gerakan-gerakan berbagi di Indonesia seperti Sedekah Rombongan#IlmuBerbagiIndonesia Mengajar dan lain sebagainya. Ada yang berupa berbagi ilmu, pemberdayaan masyarakat, bersedekah, dll.
 
Baiklah, kembali ke cerita utama. Sesuai agenda bahwa sabtu malam saya sudah di Gwangju, maka saya rencananya berangkat dari Jinju menuju Gwangju selepas nge-lab hari Sabtu sore. Awalnya direncanakan akan berangkat pukul 4 sore dari Jinju. Tapi rencana ini berantakan gara-gara sopir taksi yang salah memberikan informasi tentang jawal bus. Akhirnya, saya baru dapet tiket jam 17:30 sore dan baru tiba di terminal Gwangju 2 jam kemudian disambut oleh hujan yang cukup deras. Sesampai di terminal Gwangju, saya dijemput oleh kang Ipan menggunakan mobil Musholla, dari terminal menuju musholla cukup jauh dan sepanjang perjalanan hujan masih terus membasahi bumi Gwangju.
 
Hujan yang cukup deras ini ternyata tidak menyurutkan semangat mas-mas untuk berpartisipasi dan belajar di Musholla At-Taubah. Secara singkat, setelah sambutan dari tuan rumah dan penanggungjawab kegiatan, akhirnya materi seputar pembuatan blog dan tips menulis bisa saya sampaikan dengan cukup lancar. Selain mengenalkan melalui materi, kami langsung praktek dan akhirnya beberapa peserta pelatihan berhasil membuat blog dan menuliskan beberapa tulisan di blog masing-masing.
 

Suasana Pelatihan (Foto: Ardiansyah)

Tentang tips menulis, ternyata banyak yang baru sadar bahwa menulis itu bisa memperoleh ide dari mana saja, jadi tidak ada istilahnya nggak ada ide untuk menulis. Berawal dari satu kata, kami bisa bercanda dan merangkai paragraf yang lucu, menarik dan berisi. Berawal dari suatu gambar, akhirnya kami bisa membuat sebuah paragraf tentang presepsi masing-masing dari gambar tersebut. Secara umum saya salut dengan semangatnya, salut dengan kemauan untuk belajar hal yang baru! dan ini juga menambah semangat saya untuk lebih rajin menulis lagi.

Nah, inilah beberapa blog yang kami buat malam ini
  1. masabimanyu.blogspot.com 
  2. saripudinslamet.blogspot.com
  3. useonggang7.blogspot.com
  4. perjuanganpenuhderita.blogspot.com
  5. bakso-korea.blogspot.com
  6. afnisalafudin.blogspot.com
  7. ifenk.blogspot.com
  8. koreanleaves.blogspot.com
  9. sukadukadikoreaselatan.blogspot.com

 

Sedangkan materi malam ini bisa di unduh disini. Oh iya, blog-blog di atas, dibuat saat itu juga lo.., memang sih ada beberapa yang belum berkesempatan membuat langsung karena masih belum membawa komputernya, namun beberapa bahkan membuatnya melalui media smartphone yang ada dan isinya tidak kalah dengan yang menggunakan laptop.

 

Camilan mantap malam ini 🙂

 

Yang jelas, malam ini seru, kami banyak bercerita, bercanda dan rasanya ketika kita membagiakan hal baru kepada orang lain itu.. priceless.. 🙂 mungkin bagi beberapa orang hal sederhana, tetapi terkadang bagi orang lain hal itu sangat berharga.

Semoga semangat untuk meulis dan berbagi melalui blog bisa tumbuh lebih besar lagi.. ^^

 

NB: Terima Kasih kepada teman-teman Perpika, Gerakan Gebrak Pendidikan Korea dan amir Musholla At-Taubah, dan pihak-pihak lain yang mendukung kegiatan ini. 🙂

 

Penulis: Ryza Aditya Priatama

sumber: www.priatama.net

Galang Donasi untuk Korban Topan Haiyan di Filipina

Assalamualaikum Wr.Wb.

Salam sejahtera untuk semuanya,

 

Badai topan terkuat di dunia tahun ini dan kemungkinan merupakan badai topan terdahsyat melanda Filipina Jum’at pagi ini (8 November 2013), memaksa jutaan warga Filipina untuk mengungsi, memutuskan jaringan listrik dan menerbangkan rumah-rumah.

Topan Haiyan, yang dikategorikan topan super kategori 5 pertama menghantam provinsi Cebu yang merupakan destinasi wisata Filipina, menewaskan paling sedikit 3 orang dan ratusan lainnya menderita luka-luka.

 

Divisi Kementrian Sosial Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) memfasilitasi seluruh WNI di Korea Selatan untuk membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita warga Filipina yang terkena bencana badai topan Haiyan

Filipina

 

Bantuan dapat disalurkan melalui Rekening:

Korea:

Daegu Bank

218-13-336250

a/n Ardie Septian Sarmanik

Indonesia:

Bank BCA

1670633931

a/n Sarmanik

 

Konfirmasi

(e-mail) ardieseptian@yahoo.com atau (sms) 010-2489-8895

Kode konfirmasi: 004TH

 

 

Ucapan Terima Kasih ~ Donasi PERPIKA untuk Korban Bencana Alam Letusan Gunung Rolkatenda-Sinabung

Kementrian Sosial Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh WNI di Korea Selatan yang telah berdonasi membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita sebangsa setanah air yang tertimpa musibah bencana alam letusan gunung Rokatenda-Sinabung. Semoga donasi ini dapat menjadi catatan amal kebaikan kita.

donasi gunung

TOTAL DONASI PERPIKA UNTUK KORBAN BENCANA ALAM LETUSAN GUNUNG ROLKATENDA-SINABUNG

KRW 280,250

Telah diserahkan melalui Dompet Dhuafa Korea Selatan pada 4 Oktober 2013

 

Info detail:

e-mail: ardieseptianyahoo.com

SMS: 010-2489-8895

 

editor: Ryza