Informasi tentang kehidupan Pelajar Indonesia di Korea

PERPIKA GOES TO MUJU

Halo~
Perpika mengadakan “Winter Vacation event: Perpika Goes to Muju 2018!”
Pada tanggal 20 Januari 2018
Acara ini dibuka untuk umum. Jadi ayo diajak temannya, kakaknya, ibuknya, ayahnya, tetangganya, teman labnya, dkk.
Pendaftaran dibuka mulai 30 Desember 2017 – 10 Januari 2018.
*Mau ikutan? Ikuti langkah- langkah berikut ini:
1. Baca persyaratan dan Isi formulir pendaftaran di link berikut
https://goo.gl/forms/LMKX9ko8yXoJpkqH2
(*pengisian formulir bisa berkelompok)
2. Pilih paket yang diinginkan (*Keterangan paket ada di form pendaftaran)
3. Lakukan pembayaran ke Rekening:
Hana Bank (431 910001 42205)
a/n Limpat Nulandaya
4. Lakukan konfirmasi pendaftaran dan pembayaran disertai dengan bukti transfer ke:
Prita (KTalk ID : PritArt / HP : +82 10-3230-4875)
Dengan format:
JUMLAH PESERTA_NAMA PESERTA(PAKET YANG DIPILIH)_TOTAL TRANSFER.
contoh : 3_Sherina(1.A), Sadam(1.A), Kertarajasa(2.A)_230000
*Ketentuan keikutsertaan:
1. Untuk umum
2. Pendaftaran & pembayaran maksimal tanggal 10 Januari 2018 (pendaftaran melebihi tanggal tersebut tidak diperbolehkan).
3. Uang yang sudah dibayar tidak dapat di-refund.
4. Silahkan memilih paket yang sesuai dengan keinginan anda  (*Keterangan paket ada di form pendaftaran)
5. TIDAK DIPERBOLEHKAN melakukan penggantian paket setelah tanggal 10 Januari 2018.
6. Untuk pertanyaan mengenai keberangkatan silakan hubungi PJ masing-masing wilayah :
PJ Wilayah 1: Faya & Agnes (KTalk: arrifas & anyesakura)
PJ Wilayah 2: Bivan & Aryo (KTalk: bivan211 & aryop28)
PJ Wilayah 3: Limpat & Fauzy (KTalk: NLimpat85848 & ojikesa1)
Ditunggu keikutsertaannya yaaa…
Ayo ajak semua rekan2 kalian…
Sampai jumpa di Muju Deogyusan

PERNYATAAN TANGGAPAN PPI DUNIA TERHADAP KEBIJAKAN PRESIDEN TRUMP

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua.
Berikut surat pernyataan tanggapan PPI Dunia atas pengakuan sepihak pemerintah Amerika Serikat berdasarkan isi yang telah didiskusikan sebelumnya dan telah mendapat beberapa masukan tambahan.
Demikian informasi dari kami, atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih  🙏🏻


Read more

Pesan PPI Dunia Tentang HAM

Perjuangan menuntut HAM adalah hasil dari catatan sejarah yang menuliskan begitu banyak korban akibat hilangnya kemanusiaan. Ini seharusnya tidak menjadi perjuangan segelintir kelompok, melainkan perjuangan bersama, karena kewajiban untuk memanusiakan manusia adalah tugas yang harus dikerjakan dengan gotong royong. Melalui momen ini, PPI Dunia berkomitmen bersama teman-teman pelajar Indonesia di seluruh dunia untuk terus mengawal dan mendukung segenap upaya memperjuangkan pemenuhan dan perlindungan HAM bagi seluruh warga dunia.

 

Selamat Hari HAM Internasional!!!

 

 

 

Panduan Part Time/Arbait Korea Selatan 2017-2018

Halo teman-teman semua!

Kali ini kita ingin membagikan prosedural formal terkait tentang magang secara legal di Korea Selatan! Mohon diperhatikan karena ini merupakan hal yang sangat penting bagi teman-teman pelajar yang memang sambil magang/arbait.

File Berikut dapat dibaca dan diunduh:

Berikut adalah surat konfirmasi kampus:

Buku panduan ini berupa file PDF yang dapat teman-teman unduh dengan cara klik tanda panah di bagian kanan atas bingkai PDF.

Semoga bermanfaat ^_^

E-BOOK PERPIKA CERIA 2017/2018

Buku panduan ini berupa file PDF yang dapat teman-teman unduh dengan cara klik tanda panah di bagian kanan atas bingkai PDF.

Semoga bermanfaat ^_^

TALK SHOW PCIM KORSEL DAN PERPIKA Berburu Beasiswa dan Sukses Kuliah di Korea Selatan

Anyeonghaseyo teman-teman semua, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Korsel bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (PERPIKA) mempersembahkan Talk Show ” Tips Lengkap : Berburu Beasiswa dan Sukses Kuliah di Korea Selatan ” yang insya Allah akan diselenggarakan pada :

Ahad, 19 November 2017
Jam 20.00 WKS – Selesai (18.00 WIB – Selesai)
Talkshow melalui Live dari Fanpage kami https://www.facebook.com/MuhammadiyahKorea (Silahkan like dan stay tune pada saat Talk Show berlangsung)

Pembicara :
(1) Aldias Bahatmaka
Presiden PERPIKA 2017/2018
Beasiswa Brain Korea di Program PhD Marine Design convergence di Pukyong National University, Busan.

(2) Muhammad Farras
Beasiswa Korean Government Scholarship Program (KGSP) di Program Sarjana Civil Arvhitectural and Enviromental Engineering di Korea University, Seoul.

Talkshow akan dipandu oleh moderator :
Muhammad Ridwan Dzikrurrokhim
Sekretaris PCIM Korsel
Beasiswa KGSP di Program Sarjana Earth and Environmental Science di Seoul National Unversity

Buat teman-teman yang ingin mendapatkan beasiswa ke Korea silahkan simak talkshow tentang beasiswanya, buat yang akan atau sedang berkuliah di sini jangan lupa simak tips sukses kuliahnya. Jangan sampai lupa ya, sampai jumpa weekend ini.

PERPIKA “KOREAN AUTUMN PHOTO COMPETITION 2017”

Ketentuan:
1. Follow IG Perpika
2. Upload foto tema autumn bisa we fi atau selfi di Korea dan tag IG @perpika dan gunakan hashtag #AutumnPhotoCompetitionPERPIKA dan #PERPIKACERIA
3. Untuk mahasiswa atau yg lagi tinggal di Korea
4. Photo boleh reupload dari photo yg sudah diposting sebelumnya maksimal postingan bulan Oktober 2017 dengan tambahan hashtag dan mention IG PERPIKA.

Dapatkan hadiah menarik dari Perpika untuk 2 orang pemenang.

Street Style di Seoul Fashion Week

Batik merupakan salah satu ciri khas dalam budaya Indonesia. Seringkali Batik dikenakan saat perayaan hari-hari nasional di Indonesia, ataupun dalam menghadiri acara pernikahan. Tidak heran jika Batik menjadi sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia dan juga di mancanegara.

 

Kali ini Batik pun muncul dalam pekan Seoul Fashion Week yang di selenggarakan di Dongdaemun Design Plaza, Seoul, Korea Selatan. Menariknya, batik pun menyita banyak perhatian masrayakat Korea Selatan, khususnya para fotografer yang berjejeran mengabadikan street style di Seoul Fashion Week pada 17 Oktober 2017 silam. Dan yang sangat membanggakan, sebuah majalah fashion terkenal yakni Vogue Prancis mengunggah beberapa foto batik di laman websitenya.

 

Siapakah yang mengenakan Batik tersebut?

 

Dua orang ini adalah Tommy Phang dan Larasati Sekar yang merupakan warga asli Indonesia. Tommy dan Laras merupakan mahasiswa jurusan bisnis di salah satu perguruan tinggi swasta di Seoul, Korea Selatan. Mereka memang sangat menyukai Fashion sejak berada di Seoul. Seoul Fashion Week bagi mereka merupakan wadah untuk mereka membuktikan diri di kancah Internasional. Mengenakan Batik di pekan Seoul Fashion Week menurut mereka adalah keputusan yang tepat untuk mencuri perhatian masyarakat Seoul yang dominan dengan hal hal nyentrik dan unik.

 

 

Photo by @byplanky

 

Tommy phang mengenakan topi hitam dan setelan Batik berwarna kuning di padu dengan kemeja hitam didalamnya dan juga celana jeans. Serta penghias mewah tas dan sepatu dari Louis Vuitton.

 

 

Photo by @byplanky

 

Larasati Sekar mengenakan Dress batik berwarna biru dipadukan dengan belt perak dan heels hitamnya. Serta Topi ayam jago yang sangat menunjukan ciri khas Indonesia.

 

 

Nama penulis : Tommy Phang, jurusan Bisnis. Dongguk University

Diskusi Sastra Bersama Taufiq Ismail

Pada hari Sabtu, 21 Oktober 2017, telah diadakan diskusi sastra antara Taufiq Ismail dan PERPIKA. Acara tersebut diselenggarakan di KBRI Seoul, tepatnya pada pukul 13.30 hingga 15.30. Teman-teman pasti sudah sangat familiar dengan nama Taufiq Ismail, karena banyak puisi beliau yang harus kita pelajari semasa kita berada di jenjang SD, SMP ataupun SMA. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua PERPIKA, Aldias Bahatmaka, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh MC dengan Taufiq Ismail sendiri sebagai narasumber acara tersebut.

Cukup banyak hal yang disampaikan oleh Taufiq, semisal keprihatinan beliau akan rendahnya minat baca yang dimiliki oleh para siswa Indonesia, yang tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh perhatian dari pihak sekolah yang cukup minim untuk masalah membaca tersebut. Beliau membuat perbandingan dengan negara-negara maju, yang rata-rata mewajibkan siswa sekolah untuk membaca lebih dari 20 karya sastra di negara masing-masing, sementara di negara kita tidak ada kewajiban membaca karya sastra seperti itu. Walaupun ada, hanya sebatas membaca rangkuman dari karya sastra yang ada. Beliau juga menghimbau para peserta di acara tersebut untuk menggiatkan diri menulis, apapun kesibukannya. Meskipun mungkin penulisan yang dilakukan agak tersendat di tengah, sebaiknya penulisan tersebut disimpan terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan lagi jika ada lowong.

Setelahnya, acara ditutup dengan pembacaan puisi berjudul “Panmunjeom” oleh Taufiq Ismail, yang beliau buat pada saat beliau berada di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan 47 tahun silam. Tema puisi yang dibacakan tersebut adalah perasaan beliau saat menyaksikan ketegangan kedua negara tersebut, yang terasa sangat intens di perbatasan tersebut. Terakhir, diadakan sesi foto bersama dan acara resmi selesai. Cukup banyak hikmah yang bisa dipetik dari diskusi tersebut, antara lain bahwa jendela dunia adalah dengan menulis dan kita dapat berpengaruh terhadap dunia lewat tulisan yang kita akan publikasikan.

 

Penulis: Bivan Alzacky
Harmanto, Mahasiswa KAIST, School of Computing.

Photographer: Prita Meilanitasari, Mahasisa S3 PKNU, Busan.