Belajar dari sang pendahulu ~ Sebuah catatan kunjungan ke Yeungnam University

Dalam proses meraih kesuksesan di kepengurusan PERPIKA 1314, setiap rekam jejak kesuksesan dari para pendahulu harus terus dieksplorasi secara mendalam sehingga spirit dari setiap capaian bisa dirasakan dan dipertahankan. Pada sabtu 20 Juli 2013, di pagi yang cerah, Anatta Wahyu Budiman selaku perwakilan perpika 1314 berkunjung ke Yeungnam University di kota Gyeongsan (Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan) untuk berbincang santai dengan mahasiswa Indonesia disana dan khususnya menemui dan berdiskusi bersama sang legenda, Mas Andy Tirta.

 

Tanpa kesan menggurui, Mas Boy dengan baik menjelaskan tentang semangat kebersamaan warganegara Indonesia di Korea dimana kebersamaan tersebut tanpa memandang status tinggal, agama dan kedaerahan. Semangat inilah yang kemudian menginiasisi terbentuknya program “One Indonesia Day” yang dikerjakan sejara keroyokan oleh semua elemen masyarakat Indonesia di korea pada periode beliau menjabat dan menjadi acara terbesar  yang menyatukan semua elemen masyarakat Indonesia di Korea.

 

Sukses PERPIKA menurut beliau bukanlah semata mata sukses meninggalkan uang yang banyak atau sukses menjalankan program kerja, tapi ada parameter kesuksesan lain yang tidak bisa diukur secara kuantitatif.

 

Pembicaraan kemudian diakhiri dengan tema yang santai tapi mainstream, pencarian jodoh. #eaaa. Terimakasih Mas Boy, semoga kesuksesan perpika 1112 bisa terulang dan semangat satu Indonesia kembali terasa.

 

Penulis: AWB

Editor: RAP